Friday, March 13, 2020

Mengenal Berbagai Hal yang Terkait dengan Iman Kepada Kitab Allah

Meyakini dengan sepenuh hati iman kepada kitab Allah merupakan sebuah kewajiban yang mesti dilaksanakan umat muslim. Hal ini pun terdapat dalam rukun iman, bahwasanya Allah menurunkan kitab tersebut pada Nabi dan Rasul-Nya. Tentu ini keimanan pada kitab Allh ini jadi faktor utama bagi kaum muslim, sebab kitab itu menjadi petunjuk dalam menjalani kehidupan di muka bumi ini

Mengimani kitab Allah yang diwahyukan melalui malaikat Jibril kepada utusan-Nya di dunia yakni Nabi serta Rasul, terdapat banyak hikmah yang dapat Anda peroleh. Contoh sederhananya kitab suci Alquran bila kamu baca maka Allah akan melimpahkan pahala serta hidayah. Terlebih lagi kalau kamu mengamalkan isi dari kitab itu, keimanan pun makin bertambah dan kuat.

Mengenal Berbagai Hal yang Terkait dengan Iman Kepada Kitab Allah, foto dari prestasiglobal.id


I. Pengertian Iman Kepada Kitab Allah


Dears, beriman pada kitab Allah ialah sebuah keyakinan yang mesti dipercaya dengan sepenuh hati, kalau Allah menurunkan kitab suci Alquran kepada Muhammad SAW, sebagai pelengkap atau penyempurna kitab terdahulu yang diberikan pada Nabi dan Rasul terpilih sebelum Muhammad SAW. Kitab Alquran juga menjadi panutan umat muslim hingga akhir zaman tiba.
Asal kata kitab dari bahasa Arab yakni kataba yaktubu kitabatan kitaban yang berarti tulisan. Maka arti kitab Allah menurut istilah ialah sebuah tulisan dari wahyu pada lembaran-lembaran yang dikumpulkan dalam bentuk buku.

II. Shuhuf atau Lembaran


Selain kitab suci, Allah menurunkan beberapa lembaran atau shuhuf. Dalam sejarah pun menjelaskan, firman Allah ditulis dalam dua bentuk yaitu shuhuf dan mushaf. Kedua bentuk ini berasal dari akar kalimat yang serupa, yaitu sahafa atau menulis.

III. Kitab-Kitab yang Diturunkan Allah


Perlu Anda ketahui bahwa terdapat 4 kitab yang diwahyukan Allah pada utusan-Nya. Tiap kitab memiliki fungsi dan peran tersendiri di zaman kitab itu berada. Hal ini pun menandakan penyampaian kitab dilakukan secara berkelanjutan hingga diturunkan pada Nabi Muhammad. Keberadaan kitab terdahulu ini pun mesti Anda yakini adanya. Berikut ini uraian singkat mengenai 4 kitab tersebut.

1. Kitab Taurat

Kitab ini disampaikan malaikat Jibril kepada Nabi Musa AS sekitar 12 abad sebelum Masehi, yang ditulis dalam bahasa Ibrani. Isi kitab Taurat Menerangkan perihal syariat atau hukum dan juga kepercayaan kepada Allah sebagai Tuhan. Terdapat beberapa Isi pokok dalam kitab Taurat berupa firman Allah untuk bangsa Israil.
- Mewajiban untuk tauhid atau meyakini atas keesaan Allah.
- Mensucikan atau memperbanyak amal ibadah pada hari sabtu.
- Memerintahkan untuk selalu hormat dan sayangi orang tua.
- Melarangan menyembah berhala.
- Melarang menyebut nama Tuhan dengan sia-sia atau menjelek-jelekkannya.
- Melarang membunuh sesamanya tanpa alasan.
- Melarang mencuri, berbuat zina, menjadi saksi palsu, dan mengambil hak orang lain.
- Kitab taurat berisi pula tentang sejarah Nabi terdahulu sampai Nabi Musa beserta kumpulan berbagai hukum.

2. Kitab Zabur

Kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud AS merupakan nabi utusan Allah yang diberikan kitab Zabur pada abad 10 Masehi, kitab ini berisi nasihat-nasihat, doa, zikir, dan mazmur atau puji-pujian pada Allah memakai bahasa Qibti. Tak ada kandungan hukum baru pada kitab ini, sebab Nabi Daud diperintahkan Allah untuk ikuti syariat yang sebelumnya dibawa Nabi Musa AS.

3. Kitab Injil

Kitab yang kira-kira diturunkan pada awal mula abad pertama Masehi untuk Nabi Isa AS, kitab ini ditulis dalam bahasa Suyani oleh murid-murid Nabi Isa. Kitab Injil diturunkan di kawasan Mesir dan daerah Israel. Isi dari kitab berupa ajakan tauhid kepada Allah dan menguatkan serta membenarkan pokok ajaran pada kitab terdahulu yaitu Zabur dan Taurat.

4. Kitab Alquran

Alquran merupakan kitab terakhir yang diturunkan pada abad ketujuh Masehi untuk Nabi Muhammad SAW, ditulis menggunakan bahasa Arab. Tempat disampaikannya kitab ini berada di Makkah, Madinah, dan daerah sekitanya. Alquran adalah kitab umat islamyang tak ada keraguan dan terjaga dari kesalahan sebab kitab ini penyempurna dari kitab terdahuli. Lama waktu wahyu ini disampaikan sekitar 23 tahun.

Sebagai sumber segala ilmu secara umum Alquran berisi mengetahui beberapa hal pokok antara lain.
- Kepercayaan akan ketahuidan yakni keesaan Allah Taala.
- Mengulas tata cara beribadah atau fikih.
- Menjalankan akhlak atau budi pekerti pada kehidupan sehari-hari.
- Merupakan sebuah tuntunan dalam hidup.
- Sebagai sumber ilmu pengetahuan.
- Memberi kabar gembiran untuk orang-orang yang beriman, dan sebagai peringatan bagi orang yang kafir.
- Sebuah kewajiban untuk berdakwah atau jihad dalam membela agama.
Terdapat 3 tingkatan dalam hal beriman pada kitab Allah, yakni:
- Hanya membaca Alquran atau disebut juga dengan istilah Qotmil.
- Membaca dan Memahami Alquran masuk pada tahap Tartil
- Membaca, paham, menghafal, dan mengamalkan tergolong sebagai Hafidz.

IV. Cara Beriman Pada Kitab Allah


- Mengamalkannya dengan membaca, memahami, menghafal, dan menjalankan semua ajaran dalam kitab Alquran.
- Meyakini semua kitab Allah baik yang diberikan pada Nabi terdahulu benar adanya.

V. Manfaat serta Hikmah Beriman Pada Kitab Allah


- Dengan beriman pada kitab-Nya akan memperkuat keimanan kepada Allah.
- Alquran dapat menjawab hal-hal yang tak bisa dijawab oleh akal dan ilmu pengetahuan, sehingga membuat kehidupan seluruh umat tidak tersesat.
- Memperkaya ilmu pengetahuan Anda, sebab dalam Alquran selain perintah dan larangan terdapat pula pokok-pokok ilmu pengetahuan segala aspek kehidupan.
- Menjaga ketakwaan Anda kepada Allah serta menjauhkan diri dari larangan-Nya. Maka hidup Anda jadi lebih tertata.
- Menghidupkan sikap optimis agar meraih kesuksesan dan kebahagiaan baik di dunia hingga akhirat.
- Alquran akan memberikan syafaat atau pertolongan di akhirat kelak pada manusia yang sering mengamalkannya.

VI. Perilaku yang Mencerminkan Beriman Pada Kitab Allah


Orang yang beriman serta benar-benar mengamalkan isi dalam Alquran akan berpengaruh pada perilakunya. Tentunya orang tersebut akan mencerminkan tingkah laku yang ada dalam isi kitab. Berikut ini beberapa contoh yang mencerminkan perbuatan yang menunjukkan Anda beriman pada kitab Allah.

- Melaksanakan segala hal yang diajarkan di dalam Alquran, misal zakat, salat, dan puasa.
- Semua larangan dijauhi seperti yang diajarkan di Alquran, contohnya mencuri, berjudi, dan minum arak.
- Mengupayakan untuk selalu membaca Alquran atau tadarus sesudah menunaikan salat wajib atau ketika Anda punya waktu luang.
- Terus berusaha untuk menghafal dan mempelajari Alquran.
- Selalu mengagungkan Alquran, tak menyentuhnya kecuali bila Anda dalam keadaan suci, dan menaruhnya di tempat yang suci serta tinggi.

Rukun iman merupakan aturan atau ajaran dalam islam di mana semua umat muslim mempercayainya. Di antara rukun iman ini terdapat iman kepada kitab Allah, karenanya Anda sebagai muslim wajib untuk  meyakini seluruh rukun iman termasuk beriman pada kitab Allah.

7 comments:

  1. Terima kasih sharingnya, bisa buat bacaan disore hari yang hujan ini..

    ReplyDelete
  2. Membaca ini seperti diingatkan kembali, alhamdulillah charging ruhiyah malam-malam. Terima kasih sudah mampir di blogku, salam kenal.

    ReplyDelete