7 Cara Memupuk Jiwa Nasionalisme Pada Anak

Memupuk jiwa nasionalisme pada anak perlu dilakukan sejak dini dengan begitu si kecil bisa mencintai ibu pertiwi meski di mana pun ia berada. Karenanya penting bagi Ayah dan Bunda menanamkan sikap-sikap yang dapat mengakar di jiwa mereka akan rasa bangga dan cinta terhadap tanah air. Nilai-nilai yang orangtua berikan akan melekat kuat hingga buah hati Anda dewasa kelak.

Walaupun di sekolah anak akan mempelajari perihal nasionalisme dan patriotisme tetap saja Ayah dan Bunda menjadi panutan utama si kecil. Oleh karena itu, Anda harus memiliki wawasan tentang patriotisme dan nasionalisme, sebab nilai tersebut timbul bukan sekadar menonton upacara bendera 17 Agustus ataupun membuat KTP saja.

memupuk-jiwa-nasionalisme-pada-anak

Tips Memupuk Jiwa Nasionalisme Pada Anak

Banyak hal yang dapat Ayah dan Bunda lakukan bersama Buah hati untuk memupuk jiwa nasionalisme pada anak. Berikut ini ulasan beberapa tips menanamkan nilai nasionalisme pada si kecil yang bisa Anda realisasikan. Yuk, kita praktikkan Bunda!

Baca juga

7 Tips Melahirkan Bayi Sehat


Memakai Produk Negeri Sendiri

“Cintailah produk-produk Indonesia” jargon ini pasti sudah gak asing ditelinga kita. Slogan ini berasal dari iklan produk yang dibuat oleh perusahaan tanah air, moto tersebut dibuat agar penduduk Indonesia lebih memilih barang buatan bangsa sendiri. Akhir-akhir inipun sudah bertebaran produk dalam negri yang tak kalah kualitasnya dengan negeri tetangga. So, kalau bukan kita yang menggunakan produk negri sendiri lalu siapa lagi.

Ajarkan pada anak untuk mencintai produk sendiri dan beri stimulasi akan kebanggaan barang yang dibuat anak bangsa sehingga si kecil cenderung memilih buatan negeri atau bahkan ia jadi terpacu untuk membuat produk berkualitas tersebut. Apapun mungkin saja dapat terjadi contoh nyata presiden ke-3 RI Bapak B.J. Habibie, seorang jenius yang membuat pesawat terbang. Asalkan Anda berdoa dan berusaha extra untuk memberi arahan yang benar serta tepat hal mustahil bisa saja terjadi.

Mengenalkan Aneka Ragam Budaya Indonesia

Indonesia kaya akan ragam budayanya mulai dari Sabang hingga Merauke terdapat sekitar 300 etnis dimana tiap etnis mempunyai warisan budaya. Nah, selama waktu berselang warisan tersebut mengalami perkembangan karena adanya pengaruh budaya luar seperti Arab, Eropa, Melayu, dan lainnya. Hal dapat terlihat dari makanan, tarian, dan lain sebagainya.

Wawasan perihal tersebutpun mesti diajarkan pada buah hati dengan demikian mereka akan menghormati dan menjaga warisan budaya dari nenek moyang agar tetap lestari. Pengenalan ini dilakukan supaya anak setidaknya paham filosopi serta adat istiadat tiap daerah di nusantara hingga membuat si kecil mencintai budayanya sendiri.

Mengenalkan Sejarah Indonesia

Cara termudah memupuk jiwa nasionalisme pada anak selanjutnya yakni dengan mengisahkan pahlawan-pahlawan Indonesia yang berjuang segenap jiwa raga saat membela tanah air dari penjajah. Metode ini terbilang efektif mengingat mereka kebanyakan suka dibacakan cerita, bila Anda menceritakan para pahlawan negara tentu benih cinta tanah air akan mengakar dan tumbuh kuat.

Mengingat ingatan masa kanak-kanak lebih tajam hingga kisah tersebut akan membekas sampai ia dewasa tentunya ini jadi tips terbaik untuk dipraktikkan. Lebih baik lagi jika Anda sekeluarga mendatangi museum sejarah sehingga si kecil langsung melihat apa saja peninggalan sejarah yang ada di sana. Ayah Bunda bisa menceritakan riwayat dari peninggalan sejarah beserta kisah heroik lainnya.

Mengenalkan Permainan Tradisional

Ada banyak permainan tradisional Indonesia yang dapat Anda beritahu pada si kecil untuk ia mainkan bersama teman sebayanya yakni galah asin, congklak, ular naga, kelereng, dan masih banyak lagi. Cara memupuk jiwanasionalisme pada anak ini terbilang menarik selain membuat anak senang bermain dia jadi tahu kekayaan budayanya serta permainan itu dapat mengasah otak dan kemampuan bersosialisasi buah hati Ayah Bunda. 

Mengajari Anak Menghormati dan Menghargai Perbedaan

Indonesia merupakan Negara multikultural yang memiliki bermacam-macam suku, ras, dan agama. Perbedaan tersebut perlu didampingi rasa menghargai serta menghormati dengan begitu peduduk Indonesia dapat hidup berdampingan selaras dan sejahtera. Karenanya tanamkanlah sikap-sikap ini sejak dini supaya perbedaan itu tidak membuat ia bersikap antipati serta menolak keragaman.

Adanya rasa menghargai akan perbedaan yang berada dilingkungannya dapat menguatkan nilai menghormati keberagaman yang ada diantara sesame manusia. Ketika anak Anda memasuki sekolah tentu dia akan bertemu teman-teman sebaya yang memiliki cirri, sifat, dan kelakuan yang berbeda. Meski dalam kurikulum terdapat pelajaran tersebut sudah sepatutnya Ayah Bunda mendidik hal itu sebelum ia mengenyam bangku sekolah.

Bila hal ini Anda ajari dengan benar dan tepat maka anak bisa membaur dengan orang-orang baik itu dilingkungan sekolah, rumah, ataupun keluarga. Nilai tersebut dapat menjauhkan buah hati dari sikap anarkis dan juga hal-hal negative lainnya yang berpotensi membuat jiwa nasionalismenya luntur.

Mencontoh Sikap Pahlawan

Dalam hal ini Anda tak harus memasukkan putra putri ke akademi militer maupun kepolisian kecuali bila hal itu cita-cita yang ingin diwujudkan. Meneladani sikap inipun tak harus terjun ke medan perang lalu mengangkat senjata untuk mencontoh pahlawan. Lagipula zaman kini berbeda dengan dahulu karenanya untuk meneladani sikap itu cukup mengopi hal-hal yang bisa memajukan negara dalam segala bidang atau paling tidak mempererat hubungan antar keluarga.

Untuk mengetahui apa saja sumbangsi para pahlawan pada negara, Ayah Bunda dapat memberikan buku cerita kepahlawanan ke mereka. Informasi tersebut mudah didapat sebab perkembangan teknologi yang kian pesat memudahkan anak membaca biografi para pejuang nusantara melalui aplikasi kepunyaan Perpustakaan Nasional Indonesia yakni i-Pusnas. Kemudahan info inipun butuh filter agar anak tidak salah menerima berita kemudian menelannya bulat-bulat tanpa ditelaah dahulu.

Menyaksikan Film Perjuangan

Tips selanjutnya yakni dengan menonton film-film perjuangan pahlawan tanah air, film perjuangan bukan cuma film dokumenter G-30 SPKI sudah banyak sineas Indonesia yang melahirkan film sejarah yang mengangkat perjuangan para pahlawan tanah air. Menyaksikan film tersebut dapat menumbuhkan jiwa patriotisme serta nasionalisme anak, ada baiknya Ayah Bunda damping saat menonton supaya Anda dapat diberi nasihat dan arahan positif tentang apa yang ia tonton.

Rekomendasi film yang bisa Anda saksikan bersama keluarga seperti Jendral Soedirman, Hati Merdeka, Guru Bangsa Tjokrominoto, Kartini, Merah Putih, dan masih banyak lagi. Melihat film tersebut pasti akan menambah ekspetasi anak pada hakikat kepahlawanan sehingga menambah wawasannya lebih dari sekadar membaca buku cerita pahlawan maupun biografinya. Sebab dari film indra penglihatan dan pendengaran akan merekam semuanya.

Nonton film gendre perjuangan memang seru dan mengasyikkan sekaligus bagus untuk memupuk jiwa nasionalisme pada anak di Hari Pahlawan ataupun Hari Kemerdekaan. Film perjuangan cocok ditonton buah hati karena banyak kisah sejarah rakyat Indonesia yang berjuang meraih kemerdekaan maupun sikap dalam menjaga persatuan yang dapat dipetk dari situ. Sebagai panutan Anda sangat dianjurkan menontonnya bersama-sama ketika mengisi kegiatan di Hari Pahlawan.

Pentingnya Nasionalisme di Era New Normal

Saat ini tak hanya bangsa Indonesia saja yang tengah berjuang menghadapi Covid-19 atau Corona Virus Disease 2019 negara lain juga demikian. Selang waktu berjalan dalam menghadapi virus ini melahirkan era new normal terlebih sudah ada vaksin untuk membentengi diri dari Corona Virus, hal tersebut dilakukan agar dapat membendung gelombang varian Covid-19 yang akhir-akhir ini menyerang manusia di bumi.

Lantas bagaimana cara menumbuhkan sikap nasionalisme dan patriotism dikala pandemik ini? Mari kita ulik satu persatu!

Nasionalisme

Kata nasionalisme mempunyai pengertian yang luas, kata tersebut dapat diartikan sebagai paham mempertahankan ataupun menciptakan suatu pemerintahan Negara atau dimaknai sebuah paham mencintai tanah airnya sendiri. Pada konteks ini nasionalisme kita kerucutkan menjadi jiwa bangsa nusantara yang selalu tertanam selama Negara Indonesia tetap ada.

Adapun faktor pendukung terwujudnya paham ini dapat diketahui melalui sejarah saat masa perang di masa lalu yaitu rakyat yang berjuang bertempat tinggal di daerah yang sama, memiliki ikatan senasib sepenanggungan di era penjajahan, dan ingin terlepas dari belengguh penjajah.

Bila dikaitkan dengan situasi pandemi ini, sikap yang mesti orangtua lakukan sebagai contoh buah hati kita yakni dengan menunjukkan rasa cinta negara melalui cara memupuk jiwa nasionalisme pada anak berikut ini.

- Kesadaran masyarakat untuk mematuhi ketentuan regulasi yang dibuat pemerintah dan tidak mengerjakan suatu hal yang menjurus berupa melanggar hukum.

- Seluruh rakyat Indonesia sadar dan disiplin secara kolektif untuk mematuhi prokes seperti menjaga jarak aman atau physical distancing, menggunakan masker saat keluar rumah, cuci tangan dengan hand sanitizer atau sabun pada air yang mengalir, menghindari kerumuman, serta makan makanan bergizi dan konsumsi vitamin.

- Selalu update perihal perkembangan berita terkait pandemi Covid-19 baik itu jumlah korban  maupun berita lainnya menyangkut aturan-aturan yang berlaku di masa new normal.

Demikianlah ulasan perihal tips mengembangkan sikap nasionalisme pada si kecil, besar harap artikel ini mampu membangkitkan jiwa patriot buah hati sehingga ia lebih mencintai tanah airnya dan memberikan tergerak berjuang mengharumkan nama bangsa. Saran dan kritik saya harap disampaikan dengan baik dikolom komentar perihal artikel memupuk jiwa nasionalisme pada anak, ya!

No comments for "7 Cara Memupuk Jiwa Nasionalisme Pada Anak"