Tuesday, May 21, 2019

Diantara Kenangan Ramadan Berkesan Masa Kecil Ini, Mana yang Pernah Kamu Lakukan?

Diantara Kenangan Ramadan Berkesan Masa Kecil Ini, Mana yang Pernah Kamu Lakukan?


Dears, kalian masih ingat gak kapan pertama kalinya belajar puasa? Terus, usia berapa mulai puasa penuh? Pasti jawabannya Berbeda-beda bukan?. Tapi pengalaman puasa pertama ini pastinya menjadi kenangan Ramadan berkesan dan tak terlupakan. (Betul apa betul ^_^)

Sebetulnya, apa yang kita lakukan sewaktu kecil dahulu, baik itu kekonyolan maupun kesenangan yang pernah kita kerjakan itu, tanpa disadari menjadi sebuah kenangan di hari kemudian. Bahkan bisa membuat tertawa sendiri bila mengenangnya. Dan berkata '' Kok, aku bisa ya, ngelakuin itu.''

Sumber foto Hipwee
Nah, hal itupun termasuk kenangan kecil disaat Ramadan, dahulu sewaktu kecil yang kita tahu hanya bersenang-senang, dan ternyata ketika kita telah dewasa semua hal yang pernah dilakukan menjadi kenangan yang sangat kita rindukan sekarang setelah dewasa.

Sebagian besar dari kita pasti pernah melakukan hal-hal yang membuat kita tertawa geli bila mengingat tingkah unyu-unyu dahulu kala. Beberapa diantara kalian tentu pernah ada yang mengalami kenangan Ramadan berkesan berikut. Yes, Deras, kita bernostalgia memasuki ruangan waktu menembus masalalu.

Belajar Puasa Setengah Hari atau Puasa Bedug

Pada umumnya para orang tua akan melatih anaknya puasa Ramadan. Ada yang berpuasa setengah hari dan ada juga yang puasa bedug. Puasa setengah hari ini di mana anak diajar puasa tapi tidak satu hari penuh, jadi bila sudah tengah hari atau pukul 12 siang dan sang anak tidak kuat menahan lapar dan haus mereka akan makan dan minum saat itu.

Adapula yang berpuasa bedug, kalau puasa ini anak akan makan dan minum di saat azan berkumandang tapi bukan azan Magrib melainkan azan Zuhur ataupun Ashar. Dengan cara-cara inilah para orang tua mengajarkan anak mereka berpuasa. Apabila anak masih kuat menahan lapar dan haus, mereka akan berbuka saat Magrib tiba.

Nah, Dears, kamu ketika belajar puasa langsung satu hari full, puasa setengah hari, atau mungkin kamu melakukan puasa bedug? Apapun itu, pasti moment belajar puasa ini jadi kenangan Ramadan yang berkesan bukan?!

Mengaku Puasa Full ke Teman Sebaya

Ada saja tingkah lucu anak yang mereka lakukan, di saat sudah berkumpul bareng teman-temannya langsung melakukan konfrontasi siapa yang berpuasa penuh dan siapa yang tidak berpuasa. Bahkan sampai bertengkar hanya karena ketahuan tidak berpuasa. Mereka berusaha menutupi yang sebenarnya.

Padahal begitu adzan zuhur berkumandang, mendadak semua pulang cepat ke rumah masing-masing, karena mau buka puasa. Hayoo, siapa diantara kalian yang kayak begini ^_^.

Upah Puasa Full

Puasa karena di beri uang, kalau dahulu bisa puasa full seharian dikasih uang perhari. Biasanya dihitung perhari atau bisa juga tertarget, jadi puasanya dihitung berapa yang berhasil kemudian dikalikan dengan nilai nominal yang orang tua berikan. Apalagi kalau bisa full 30 hari jumlahnya pun makin meningkat. Loh.

Walaupun upahnya tidak besar namun dapat membuat bahagia untuk anak kecil. Seiring dengan pemahamannya terus dibina mengenai makna pada bulan suci Ramadhan yang sesungguhnya.

Salat Jama'ah Tarawih, Sampai Antri Tanda Tangan Ustad Ceramah Saat Salat Tarawih.

Lebih memilih untuk beribadah pada shaf yang paling terakhir saat sholat tarawih. Selain itu, membagi tugas dengan teman saat tarawih, yaitu tugas pencatat ceramah, dan yang lain yang lain pergi membeli cemilan ketika ustad ceramah.

Saat salat tarawih selesai, anak-anak langsung mengerumuni ustad atau imam solat untuk tanda tangan di buku catatan Ramadan. Zaman dahulu buku itu menjadi poin penilaian, jadi rasanya kalau melewatkan satu atau beberapa hari amat sayang, nanti nilai-nilai agama tak dapat 100 poin.

Main Kembang Api dan Petasan

Hal ini masih juga berlanjut, karena sering sekali di dapati anak-anak bermain kembang api yang sebenarnya permainan ini  kurang aman dan mengganggu, tapi bagaimana pun kalian dahulu termasuk yang menikmati permainan ini, khususnya kembang api. Kalau petasan perempuan mungkin tidak, biasanya anak-anak laki yang sering senang bermain petasan dan melempar iseng ke teman.

Itulah beberapa kenangan Ramadan berkesan pada masa kecil yang biasa dilakukan. Nah kalau kamu ngelakuin apa aja Dears, di bulan Ramadan dahulu. 

No comments:

Post a Comment